Photobucket

Trik Tidak Gagal Ketika Beralih Profesi

Kadang kala memutuskan untuk pindah kerja dapat merubah jalur karier, mungkin ini salah satu jalan kesuksesan Anda.

Mungkin Anda pernah mengalami ini: sukses di satu tempat dan menjalani sebuah profesi tetap selama bertahun-tahun, namun merasa bahwa itu bukan passion Anda. Ingin mencoba mengikuti kata hati, tapi Anda takut akan kegagalan. Atau, saat Anda berpikir bahwa profesi yang Anda jalani sekarang adalah paling cocok, eh datang sebuah tawaran lain yang menggoda, tetapi Anda harus melepaskan profesi lama. Berani mencoba?


Greget Tantangan Baru

Banyak yang mengatakan bahwa sebuah kesempatan emas tidak datang dua kali. Tapi ini bukan berarti membuat Anda harus buru-buru membuat keputusan dan mengatakan ‘Oke’ saat datang sebuah tantangan menjalani profesi baru. Walaupun sudah sekian lama berkarier, ketika akan memasuki sebuah jalur karier baru, semenarik apa pun itu, tetap diperlukan pertimbangan matang dan persiapan. 

Posisi dan gaji memang tak boleh diabaikan begitu saja dan harus masuk ke dalam faktor yang menjadi pertimbangan. Idealnya, seiring perjalanan karier, posisi dan gaji terus meningkat. Namun, terkadang hal ini tidak terjadi saat Anda putar haluan. Beruntung sekali jika yang Anda dapatkan lebih besar daripada sebelumnya. Namun, jika sebaliknya, kembalilah pada alasan Anda berpindah. Jika memang bukan alasan finansial yang utama, misalnya Anda ingin mengembangkan potensi baru atau mengasah potensi terpendam yang belum pernah dimaksimalkan, maka posisi dan gaji lebih kecil bukan menjadi masalah paling penting. Posisi dan gaji merupakan faktor eksternal yang bisa Anda nilai belakangan. Toh, jika Anda mampu menunjukkan kompetensi dan kredibilitas, keduanya akan otomatis mengikuti. Bahkan jika Anda sangat cemerlang, bukan mustahil posisi dan gaji tinggi bakal segera Anda raih.

Temukan Passion Anda

Sesuatu yang baru kerap membuat kita gamang, begitu pula saat dihadapkan pada pilihan karier baru. Bagaimana meyakinkan diri bahwa pilihan itu benar dan tahu bahwa itu adalah passion kita yang sesungguhnya? Bagaimana agar kita tidak menuai kegagalan? Intinya adalah dengarkan hati dan logika Anda. “Kosongkan pikiran dan bertanyalah pada hati Anda, ‘Apa ini betul-betul saya inginkan?’ Hilangkan segala macam asumsi atau opini orang lain. Tanyakan juga, ‘Apa yang bisa saya peroleh dengan profesi baru?’ Setelah itu, lakukan analisis dan perbandingan secara logis. Pertimbangan faktor prospek karier, gaji, dan lingkungan kerja.

Tentang kegagalan, mestinya ini tak menjadi ketakutan terbesar Anda. Selama Anda selalu berusaha memaknai segala hal dalam hidup dari sisi positif, sesuatu yang masuk dalam kotak ‘negatif’, termasuk kegagalan, justru bisa menjadi sesuatu yang sungguh bermanfaat bagi kemajuan Anda. Kegagalan menjadi media pembelajaran yang mendorong kita berkreativitas. Akhirnya, kita tidak akan menyebutnya kegagalan, tapi sekadar hasil yang perlu ditingkatkan. (Gracia Danarti)



Artikel lengkap dapat Anda baca di Majalah d'sari vol.23 Halaman 38

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 
Free Web Hosting | Top Hosting